Informasi SOP Peringatan Dini dan Evakuasi

Musibah bisa terjadi kapan dan dimana saja. Oleh karena itu kita perlu memahami prosedur peringatan dini dan evakuasi keadaan darurat untuk mengendalikan situasi dan meminimalisir kerusakan/kerugian. Prosedur peringatan dini dan evakuasi keadaan darurat berisi tentang tata cara dalam mengantisipasi dan mengendalikan keadaan darurat. Prosedur keadaan darurat adalah sebagai berikut :



    1. Tetap tenang
    2. Bunyikan alat tanda bahaya/bel/alarm terdekat
    3. Hubungi nomor telepon keadaan darurat, berikut beberapa nomor telepon darurat di Indonesia yang perlu diketahui :
      1. Public Safety Center : 119
      2. Ambulan : 118
      3. Pemadam kebakaran : 113 dan 1131
      4. PLN : 123
      5. Kepolisian : 110

    1. Petugas Tanggap Darurat memadamkan listrik pada area kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB
    2. Petugas Tanggap Darurat memadamkan sumber api dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) terdekat yang ada di lingkungan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB
    3. Petugas Tanggap Darurat melaporkan adanya kebakaran kepada Dinas Pemadam Kebakaran terdekat
    4. Petugas Tanggap Darurat memberitahukan kepada seluruh penghuni ruangan dan Gedung untuk melakukan evakuasi melalui tangga darurat
    5. Petugas Tanggap Darurat memberitahukan kepada seluruh penghuni Gedung tentang situasi keamanan Gedung

    1. Petugas Tanggap Darurat memadamkan listrik pada area kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB
    2. Petugas Tanggap Darurat memberitahukan kepada seluruh penghuni ruangan dan Gedung untuk melakukan evakuasi melalui tangga darurat menuju tempat atau lapangan yang aman dari gempa
    3. Petugas Tanggap Darurat mengumpulkan Massa (Penghuni gedung) di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB sebagai titik kumpul evakuasi
    4. Petugas Tanggap Darurat memberitahukan kepada seluruh penghuni Gedung tentang situasi keamanan Gedung

    1. Berada di bawah meja yang dapat memberikan keamanan serta udara yang cukup
    2. Carilah kolom bangunan atau lorong yang memungkinkan tidak terdapat benda-benda yang dapat roboh di area kerja Anda
    3. Tangga darurat gedung adalah area yang paling aman dari reruntuhan
    4. Jauhkan diri dari jendela, rak buku, lampu atap, tempat file dan barang-barang berat lainnya yang dapat jatuh dan melukai Anda
    5. Tunggu sampai ada instruksi selanjutnya dari petugas
    6. Tetap tenang / jangan panik
    7. Jika Anda berada di halaman, jauhi Gedung

    1. Tetaplah tenang
    2. Matikan dan lepaskan semua peralatan Listrik
    3. Amankan semua dokumen-dokumen penting
    4. Beri tahu pihak keamanan dan informasikan lokasi kebakaran
    5. Berusaha memadamkan api menggunakan APAR (Catatan: selang kebakaran boleh digunakan oleh pihak pemadam kebakaran)
    6. Jika tidak dapat dipadamkan, tutup semua pintu menuju ke lokasi kebakaran, segera tinggalkan tempat serta beri tahu situasinya kepada pihak keamanan dan mulai prosedur evakuasi

    1. Jangan panik, berjalanlah dengan cepat menuju tangga darurat terdekat
    2. Jangan menghalangi orang lain yang masuk ke tangga darurat dari lantai di bawahnya
    3. Jangan kembali untuk mengambil barang-barang jika sudah berada dalam tangga darurat atau keluar dari Gedung
    4. Semua orang yang dievakuasi harus langsung menuju titik kumpul sampai ada petunjuk selanjutnya
    5. Instruksi untuk kembali ke gedung diberikan oleh petugas setelah keadaan dinyatakan aman.
  • Maklumat Pelayanan
    Keterbukaan Informasi Publik

    Dengan ini menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan keterbukaan informasi publik sesuai dengan standar yang telah ditetapkan

    dan apabila tidak menepati janji ini, kami siap menerima sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.